namapap.jpg (3424 bytes)

papiptek.jpg (28503 bytes)

  Centre for Analysis of Sciences and Technology Development - Indonesian Institutes of Sciences 

[Home]  [Profil]  [Indikator Iptek]  [Statistik Iptek]  [Manajemen Litbang] [Kebijakan Litbang]  [Disseminasi Iptek]  [Jasa iptek]  [Buku Tamu]

MANAJEMEN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Manajemen (Pengelolaan) Litbang adalah suatu kegiata penelitian yang diarahkan pada upaya pangkajian tentang pengelolaan penelitian dan pengembangan IPTEK yang dilakukan oleh lembaga - lembaga penelitian atau lembaga-lembaga tertentu, mulai dari kegiatan perencanaan program penelitian dan pengembangan sampai dengan kegiatan evaluasi penelitian dan pengembangan IPTEK tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat ditemukan gambaran mengenai manajemen penelitian dan pengembangan Iptek. Adapun lingkup kegiatan yang termasuk dalam pengelolaan penelitian dan pengembangan ini antara lain :

Manajemen organisasi,program dan proyek,
Perencanaan jangka panjang organisasi,
Monitoring dan control organisasi-organisasi proyek,program dan satuan kegiatan,
Manajemen utilisasi hasil,
Manajemen sumberdaya manusia,
Manajemen inovasi,
Manajemen teknologi.

Abstrak hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan Manajemen Penelitian dan Pengembangan 

Judul Penelitian

Tahun Penelitian

Kemampuan Inovasi di Industri Komponen Otomotif

1997/1998

Tulisan ini didasarkan pada suatu awal terhadap industri komponen otomotif yang diperkirakan banyak melakukan kegiatan inovasi, khususnya industri komponen kecil, menengah tersebut maka digunakan metode dan definisi yang sesuai dikembangkan di Australia tahun 1993 berdasarkan saran dari Organization For Economic Co-operation And Development (OECD).

Truk MIX - I-94 : Sebuah Produk Rancang Bangun

1997/1998

Truk MIX-I-94 adalah Sebuah Kendaraan niaga yang berkemampuan 6000 cc merupakan suatu hasil rancang bangun, yang dihasilkan oleh tenaga-tenaga ahli bangsa Indoensia. Pembuatan Truk MIX I-94 ini bermula dari pemanfaatan mesin-mesin mobil yang dibesi tuakan oleh perusahaan. Sejak awal tahun 1994 truk ini dirancang dan selesai pembuatannya dengan memakan waktu sekitar 10 bulan. Pengujian performance dilakukan dengan menempuh jarak Surabaya - Yogyakrta - Bandung - Jakarta.

Sistem Pembentukan Tenaga Terampil Pada Industri Otomotif di Indonesia
1997/1998

Perkembangan industri otomotif selama 25 tahun terakhir hanya menunjukan semakin menjamurnya Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), sehingga bisnis ini tidak diimbangi dengan pengembangan SDM secara profesional, akibatnya sistem pembentukan tenaga terampil yang ada hanya melahirkan tukang atau hanya sekedar pengalihan keterampilan (skill) dan bukan pengalihan dalam arti keahlian.

NPV - X Ratio : Alternatif Kriteria Evaluasi
1997/1998

Studi ini mencoba merumuskan pemikiran untuk menambah kriteria evaluasi yang sudah umum dikenal seperti Net Present Value, Gross Ratio dan Internal Rate of Return. Kriteria investasi yang disarankan ini disebut Net Present Value dengan X, titik potong antara biaya kumulatif dengan menfaat kumulatif. Karekteristik dari kriteria ini sangat berbeda dan unggul bila dibandingkan dengan kriteria investasi lainnya. 

Studi Antologi Jender dan Iptek
1997/1998

Memberikan gambaran mengenai keadaan jender dan iptek di Indonesia serta memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesetaraan jender di bidang iptek sebagai salah satu persayaratan peningkatan kualitas manusia Indonesia pria dan wanita. 

Studi Pendahuluan Evaluasi Lembaga Litbang
1997/1998

Tujuan studi ini adalah ingin mengetahui kriteria-kriteria yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas litbang di Indonesia menurut kriteria yang sesuai dengan ketentuan. 

Studi Antologi Komersialisasi Hasil Litbang
1997/1998

Sasaran studi ini adalah memahami dan dapat menrepakan pengelolaan institusi litbang yang efektif untuk komersialisasi hasil litbang.

Indikator Teknologi Kasus Industri Alat Berat
1997/1998

Laporan ini merupakan hasil studi Atlas Teknologi pada salah sati industri alat berat Indoensia. Alat analisis disini diperlukan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan untuk pengembangan teknologi baik di perusahaan maupun industri.

Indikator Teknologi Industri : Kasus PT TELNIC Industries 
1997/1998

Indikator teknologi industri tingkat perusahaan di sektor telekomunikasi untuk mengetahui tingkat kemandirian teknologi suatu industri dalam rangka menghadapi era liberalisasi pasar global.

Kemampuan Teknologi PT PINDAD
1997/1998

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengukur kemampuan teknologi dengan menggunakan konsep Atlas Teknologi. Data diperoleh dengan cara survei dan penelusuran literatur sebagai bahan acuan. Luaran merupakan penyempurnaan dari tahun anggaran sebelumnya (1993/1994)

Pola dan Pengelolaan Inovasi Industri
1998/1999

Studi inovasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pola dan tingkat inovasi di sektor industri manufaktur di Indonesia. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah dalam menerapkan kebijakan dalam mengembangkan inovasi di sektor industri. Studi yang dilaksanakan pada .................................Lihat

Studi Pemberdayaan Petani Sentra Produksi Padi di Jawa
1998/1999

Studi ini dilakukan untuk meiihat margin keuntungan petani dalam keseluruhan aktivitas pengetolaan pertanian hingga pasca panen. Margin keuntungan petani yang akan dijadikan dasar analisis berdasarkan pada temuan lapangan. Untuk itu analisis inputloutput akan digunakan dalam memperoleh margin keuntungan tersebut ........................ Lihat

Studi Pengembangan Indikator Kesejahteraan Sosial
1998/1999

Studi ini dilakukan dengan latar belakang bahwa pada saat ini data dasar tentang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) sebagai landasan penyusunan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan kesejahteraan sosial masih sangat terbatas. UKuran-ukuran keberhasilan program belum terbakukan karena itu strategi dasar pembangunan kesejahteraan sosial belum dapat dirumuskan secara ................................. Lihat

Studi Model Difusi (Penyebarserapan) Inovasi Teknologi dengan Kasus 3 Program Iptekda LIPI di 3 Daerah
1999/2000

Difusi (penyebarserapan) adalah proses dimana satu inovasi dikomunikasikan meialui saluran-saluran tertentu selama beberapa waktu diantara anggota-anggota dari satu system social. Dalam satu proses difusi ada 4 elemen, antara lain; satu inovasi teknologi, komunikasi, selama beberapa waktu tertentu dan satu system social. ....................... Lihat

Penerapan Teknologi Budidaya Tanaman Pertanian (Nilam) Sebagai Upaya Memperbaiki Tingkat Ekonomi Petani Transmigrasi di Bengkulu Selatan
1999/2000

Menghadapi era global yang kini sedang melanda bangsa Indonesia, salah satu titik berat perhatian bahkan sangat kritis adalah pemberdayaan ekonomi pedesaan. Sudah saatnya pembangunan ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat meialui usaha-usaha yang secara maksimal melibatkan masyarakat pedesaan. ......................... Lihat

Keterkaitan Agro Industri Dengan Pemasok dan Pembeli Dalam Mendukung Inovasi
1999/2000

Studi ini merupakan kelanjutan dari studi tentang inovasi tahun 1997 dan tahun 1999, untuk tahun 1999 dipilih perusahaan bidang agro - industri, yang merupakan sub sistem dari kegiatan agribisnis. Sistem agribisnis merupakan suatu sistem yang terdiri atas subsistem : (1) pengadaan dan penyaluran sarana produksi, teknologi  dan penqembangan sumberdya pertanian; (2) produksi pertanian atau usaha tani; (3) penqolahan hasil-hasil pertanian atau agro - industri; (4) distiibusi dan pemasaran hasil pertanian; (5) penunjang. ..................... Lihat

 

 

[Profil] [Indikator Iptek] [Statistik Iptek] [Manajemen Litbang] [Kebijakan Litbang] [Disseminasi Iptek] [Jasa iptek] [Buku Tamu]

Copyright@2000 PAPIPTEK-LIPI