namapap.jpg (3424 bytes)

papiptek.jpg (28503 bytes)

  Centre for Analysis of Sciences and Technology Development - Indonesian Institutes of Sciences 

[Home]  [Profil]  [Indikator Iptek]  [Statistik Iptek]  [Manajemen Litbang] [Kebijakan Litbang]  [Disseminasi Iptek]  [Jasa iptek]  [Buku Tamu]

KEBIJAKAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Penelitian kebijaksanaan (Policy Research) adalah kegiatan penelitian yang diarahkan pada penggalian alternatif pemecahan suatu masalah atau kebijaksanan yang seharusnya dilakukan dalam rangka memperbaiki suatu keadaan. Penelitian kebijaksanaan yang menjadi perhatian PAPIPTEK dalam area teknologi, industri dan sektor pembangunan lainnya mencakup :

Perkembangan Iptek di berbagai sektor seperti sektor industri, pertanian dan jasa,
Pemetaan penguasaan tenologi disektor industri dan jasa,
Pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna,
Analisa kebijakan Iptek regional,
Pengembangan industri/pengusah kecil,
Kajian yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan dan pendidikan,
Perdagangan dan daya saing industri internasional,
Pengembangan wilayah dan lingkungan yang berbasis teknologi.

Abstrak hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan kebijakan iptek

JUDUL PENELITIAN

TAHUN PENELITIAN

Studi Potensi Otomotif Dalam Rangka  Meningkatkan Daya Saing

1997/1998

Tujuan studi ini adalah untuk memperoleh gambaran yang lengkap tentang kekuatan daya saing industri otomotif di Indonesia terutama di bidang kekuatan manufakturingnya. Hasil studi diharapkan dapat menjadi input untuk menambah wawasan para industriawan otomotif dalam menentukan strategi usahanya terutama dalam mengatasi daya saing memalui kekuatan manufakturing sebagai "bargaining power" yang ampuh dalam dunia persaingan saat ini.

Pengkajian Teknologi Minyak Sawit dan Industri Hilir Minyak Sawit

1997/1998

Kesimpulan dari studi ini ialah sumberdaya yang berpengalaman sangat penting dalam meningkat kan produkstivitas tanaman, teknologi dan pabrik. Dalam perjalanan panjang, pencapaian teknologi selalu berubah pada waktunya. Integrasi strategi teknologi dan bisnis yang dijalankan secara dinamis berubah sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah dan perusahaan yang diberi wewenang.

Indikator Iptek Kasus Industri Assembling Kendaraan Bermotor
1997/1998

Yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana pemanfaatan iptek yang mereka miliki dalam upaya meningkatkan produkstivitas, penggunaan kandungan/komponen lokas, nilai tambah dan lain sebagainnya, yang semuanya berpangkal pada daya saing produk yang dihasilkan. Disamping ingin mengetahui persepsi perusahaan industri kendaraan bermotor yang b elum melakukan kegiatan litbang dan/atau inovasi terhadap peran pentingnya iptek dalam proses industri. Informasi pemanfaatan dan persepsi tersebut diharapkan dapat berguna sebagai masukan bagi perumusan kebijaksanaan pemerintah dalam rangka mendorong perkembangan industri tersebut melalui penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan teknologi khususnya teknologi otomotif.

Indikator Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Edisi 2  Tahun 1995
1997/1998

Laporan Indikator Iptek antara lain mencakup "Indikator Masukan" yang meliputi sumberdaya manusia dan sumber dana yang digunakan untuk kegiatan iptek. Selain itu mencakup pula "Indikator Keluaran" serta dampak yang mengukur berbagai tingkat kesejahteraan perekonomian bangsa Indonesia. Indikator iptek ini diharapkan sangat bermanfaat bagi para pembuat kebijakan, para perencana dan para analis dalam semua segmen teknologi di Indonesia.

Model Tenaga Keterkaitan di Sektor Industri
1997/1998

Model tenaga keterkaitan di sektor industri ini telah mencoba membuat struktur model dengan membuat beberapa kecenderungan dari data yang telah dibuat dalam studi Model Pengadaan Tenaga Kerja Iptek.

Studi Komponen Elektronika
1997/1998

Studi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan nasional teknologi komponen elektronika konsumsi dalam upaya industri komponen tersebut mendukung pencapaian target kebijakan pengembangan (langkah dan progresif) industri elektronika nasional.

Studi Potensi dan Sumberdaya Iptek di Bidang Telekomunikasi : Studi PT Indosat dan PT Telkom Indonesia
1997/1998

PT  Indosat dan PT  Telkom Indonesia merupakan perusahaan layanan telekomunikasi untuk kebutuhan antar negara dan dalam negeri dengan memanfaatkan teknologi canggih yang telah ada di negara industri maju. Peran litbang dan diklat di kedua perusahaan BUMN ini adalah pendukung utama dalam meningkatkan keunggulan dan persaingan yang didukung pula oleh sumberdaya iptek yang memadai untuk menghasilkan tenaga-tenaga handal di bidangnya.

Analisa Performance/Daya saing Guna pada Sektor Pertanian dan Industri Pengolahan
1997/1998

Sektor industri selama ini tumbuh dengan cepat mencapai rata-rata 12 persen per tahun, melebihi pertumbuhan ekonomi. Sedangkan sektor pertanian tumbuh sekitar 1,9 persen, oleh karena itu perlu agro industri untuk meningkatkan produkstivitas dan daya saingnya.

Dinamika Pengadaan Insinyur di Indonesia (1980-2015) 
1997/1998

Model pengembangan tenaga kerja iptek ini telah membuat prakiraan kemampuan Perguruan Tinggi menghasilkan lulusan di bidang Kteknikan (Teknik dan Pertanian) sampai dengan tahun 2015. Model ini dikembangkan dengan Metode Dinamika Sistem. Telah disimulasikan kecenderungan input, proses, output pendidikan insinyur dalam jangka panjang. Sebelum dilakukan uji kebijaksanaan, model ini masih perlu divalidasi.

Studi Perkembangan Potensi Bioteknologi di Pusat-pusat Unggulan di Indonesia (Tinjauan Sisi Penyedia)
1997/1998

Hasil penelitian ini dituangkan dalam bentuk tulisan sebagai berikut :

  1. Prospek Sumberdaya Manusia Bioteknologi

Perkembangan bioteknologi di berbagai negara maju di dunia mualai dirasakan oleh negara berkembang. Berbagai produk bioteknologi terutama bidang bioindustri dan agroindustri telah dapat dikonsumsi oleh masyarakat kita di Indonesia

Perkembangan bioteknologi terutama bidang bioindustri sudah tentu sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumberdaya manusia yang bekerja di pusat-pusat unggulan iptek, dan melaksanakan program-program penelitian dan pengembangan yang ditopang sarana dan prasarana yang memadai.

Studi Peningkatan Relevansi Sektor Pendidikan Terhadap Dunia Kerja
1998/1999

Studi ini dilaksanakan berpijak pada kenyataan bahwa terdapat ketimpangan antara jumiah mahasiswa yang mengikuti program studi bidang Sosial Budaya dan mahasiswa yang mengikuti program studi bidang Teknologi dan eksakta lainnya. Perkiraan perbandingan jumiah mahasiswa yarig mengikuti program studi sampai dengan tahun 2020 adalah untuk bidang studi Teknologi sebanyak 24%, eksakta lainnya sebanyak 14% dan bidang studi Sosial Budaya sebanyak 62%. Perbandingan ini dianggap tidak pas jika dilihat dad kebutuhan tenaga keda Julusan pendidikan tinggi dengan spesifikasi bidang studi teknologi dan eksakta lainnya. Data yang dievaluasi dalam studi ini adalah jumiah mahasiswa yang mendaftar dad SMK atau SMU dengan latar belakang jurusannya, jumiah mahasiswa diterima dan terdaftar serta Julusan berdasarkan bidang keilmuan/program studi. Dengan melakukan studi ini diharapkan dapat ditemukan solusi bagi penajaman perencanaan sumber daya manusia khususnya lulusan pendidikan tinggi.

Indikator Iptek
1998/1999

Indikator Iptek disusun berdasarkan kondisi riil potensi sumberdaya dan kecenderungan Iptek di Indoensia maupun secara internasional. Disamping itu data yang berkaitan dengan lptek seperti GDP, output industri, nilai tambah, produktifitas, dan lain-lain diperiukan pula di sini. Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan datalstatistik lptek dan indicator lptek (input, output dan dampak lptek) yang dipergunakan sebagai masukan bagi perumusan kebijakan di bidang lptek, maupun masukan bagi pengembangan sektor di luar lptek. Sedangkan sasaran kegiatan ini adalah tersusunnya data statistik lptek, dan indicator lptek makro (indicator input, output dan dampak lptek) yang mencakup sektor pemerintah, swasta, perguruan tinggi, perbandingan internasional dan sistem jaringan lptek nasional.

Analisa Tingkat dan Kecenderungan Efisiensi Industri Kecil Makanan di Indonesia
1998/1999

Selama satu dekade (1986-1996) telah terjadi ketimpangan yang semakin besar dalam nitai tambah maupun produktivitas pekerja antara industri sedang-besar dengan industri kecil rumah tangga. Fenomena ini mengindikasikan masih rendahnya tingkat penerapan teknologi atau efisiensi industri kecil rumah tangga. Oleh karena itu industri kecil masih dihadapkan pada permasalahan peningkatan daya saing baik di pasar domestik maupun pasar ekspor. .................................................... Lihat

Evaluasi Pengelolaan Litbang pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan
1998/1999

Penelitian ini dilakukan dengan berdasar pada kenyataan bahwa kegiatan Litbang yang sebagian besar (lebih kurang 90%) dilakukan oleh lembaga Litbang pemehntah dengan dukungan dana yang cukup besar belum dapat menghasilkan lptek yang dapat menunjang pembangunan. Hal ini dipedelas lagi dengan hasil studi dari Centre for Strategic Economic Studies, Victoria University (Australia) yang mengungkapkan bahwa indeks teknoiogi Indonesia masih bemitai kurang dari satu dan ini berarti bahwa Indonesia masih............................................. Lihat

Evaluasi Riset Unggulan Terpadu
1998/1999

Program riset unggulan terpadu merupakan kebijakan yang dikembangkan pemerintah yang merupakan solusi bagi pemecahan masalah dalam kegiatan penelitian dan pengembangan. Altematif ini ditentukan karena selama ini pengeluaran Lithang dianggap tedalu rendah jika dibandingkan dengan PDB. Rendahnya pengeluaran Litbang membawa dampak yang cukup mengkhawatirkan terhadap produk dan jasa yang ................................ Lihat

Lanjutan Studi Profil Pengadaan Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan di Daerah
1998/1999

Studi ini merupakan lanjutan dad studi penyediaan air bersih dan penyehatan lingkungan pemukiman (PAB-PLP) di 10 propinsi pada tahun anggaran 199711998. Hasil vedfikasi kineda program studi tersebut berupa temuan yang dapat dikemukakan sebagai behkut : Walau terdapat perbedaan pengelolaan sarana PAB-PLP di lokasi penelitian, yaitu ada yang optimal dan ada juga yang belum optimal, tetapi penyediaan sarana PABPLP tersebut mempunyai dampak terhadap perubahan sosial budaya masyarakat yang dapat ................... Lihat

Studi Model Simulasi pola Intervensi Baku Pengelolaan Lingkungan Hidup
1998/1999

Proses pembangunan memerlukan sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan sumberdaya buatan. Ketiga sumberdaya tersebut pengefolaannya harus direncanakan secara terpadu, jika tidak maka akan terjadi perubahan-perubahan sumberdaya yang tidak sesuai dengan daya dukung sebagai akibat dari perubahan struktur dalam pembangunan. Dalam pembangunan berkelanjutan, pengelolaan terpadu tersebut.......................... Lihat

Analisa Kemampuan Daya Saing Industri Kecil
1999/2000

Dari data BPS 1998, terlihat bahwa industri kecil clan rumah tangga sektor pangan, kayu dan logam memiliki peranan yang cukup besar dalam industri manufaktur dilihat dari sisi jumiah unit usaha dan daya serap tenaga kerja, namun lemah dalam menyumbang nilai tambah. Mengingat derajat ketahanan clan perkembangan indust(i kecil akan sangat tergantung pada pengelolaan faktor internal dan faktor eksternal/lingkungan para industri kecil, maka PAPIPTEK - LIPI melakukan studi yang merupakan ......................... Lihat

Sumber-sumber Kemampuan Teknis Industri Kecil, Pangan, Kayu dan Logam 
1999/2000

Berlangsungnya krisis ekonomi di Indonesia sejak tahun 1997 mendorong pemikir untuk lebih berorientasi pada peningkatan daya saing berbasis pada teknologi. Lambatnya perkembangan ekspor Indonesia terutama disebabkan ketidakmampuan tenaga kerja dan sumberdaya produksi yang lain. Beberapa ........................... Lihat

Aplikasi Teknologi Tepat Guna Pengolahan Produk Perikanan Laut di Sulawesi Utara
1999/2000

Menurut hasil peneiitian, ikan dapat tumbuh lebih cepat biia dalam makanannya ditambahkan tepung ikan 10 - 40%. Tepung ikan yang baik dihasilkan oleh ikan yang sedikit mengandung lemak. Adanya lemak membuat tepung ikan akan menjadi tengik karena oksidasi. Dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku (ikan rucah), SDM (nelayan dan keluarga nelayan) memilih lokasi yang strategis yang .......................... Lihat

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Teknologi Pembuatan Pakan Ikan dan Tepung Ikan di Jawa Timur (Tuban dan Tulung Agung)
1999/2000

Studi ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat meialui kegiatan ekonomi produktif dengan memanfaatkan dan meningkatkan nilai tambah potensi daerah. Penciptaan usaha yang menimbulkan backward dan forward linkages sangat membantu tercapainya kesinambungan usaha. Dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, maka ........... Lihat

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Teknologi Pembuatan Pakan Ikan di Jawa Tengah (Klaten)
1999/2000

Tujuan dari kegiatan lptekda di Desa Nganjat, Kecamatan Polan Harjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah adalah untuk mengenalkan teknologi dalam rangka pemberdayaan masyarakat di daerah Jawa Tengah umumnya dan khususnya di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, terutama mengenalkan teknologi pakan ikan, pembenihan dan pembesaran ikan nila. ............. Lihat

Penerapan Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Super di Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen
1999/2000

Studi ini dilakukan di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi karena dihapuskan subsidi pupuk oleh pemerintah, yang tentu saja memberatkan petani. Beberapa waktu kemudian, persediaan pupuk menghilang dan harga beberapa produk pertanian (padi dan palawija) merosot. Untuk menanggulangi masalah tersebut dilakukan upaya .......... Lihat

 

[Profil] [Indikator Iptek] [Statistik Iptek] [Manajemen Litbang] [Kebijakan Litbang] [Disseminasi Iptek] [Jasa iptek] [Buku Tamu]

Copyright@2000 PAPIPTEK-LIPI