JUDUL PENELITIAN |
TAHUN
PENELITIAN |
 |
Studi Potensi Otomotif Dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing
|
|
1997/1998 |
Tujuan studi ini adalah untuk
memperoleh gambaran yang lengkap tentang kekuatan daya saing industri otomotif di
Indonesia terutama di bidang kekuatan manufakturingnya. Hasil studi diharapkan dapat
menjadi input untuk menambah wawasan para industriawan otomotif dalam menentukan strategi
usahanya terutama dalam mengatasi daya saing memalui kekuatan manufakturing sebagai
"bargaining power" yang ampuh dalam dunia persaingan saat ini.
|
 |
Pengkajian Teknologi Minyak Sawit dan Industri Hilir Minyak Sawit |
|
1997/1998 |
Kesimpulan dari studi ini ialah
sumberdaya yang berpengalaman sangat penting dalam meningkat kan produkstivitas tanaman,
teknologi dan pabrik. Dalam perjalanan panjang, pencapaian teknologi selalu berubah pada
waktunya. Integrasi strategi teknologi dan bisnis yang dijalankan secara dinamis berubah
sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah dan perusahaan yang diberi wewenang.
|
 |
Indikator Iptek Kasus Industri Assembling Kendaraan Bermotor |
|
1997/1998 |
Yang menjadi latar belakang penelitian
ini adalah ingin mengetahui sejauh mana pemanfaatan iptek yang mereka miliki dalam upaya
meningkatkan produkstivitas, penggunaan kandungan/komponen lokas, nilai tambah dan lain
sebagainnya, yang semuanya berpangkal pada daya saing produk yang dihasilkan. Disamping
ingin mengetahui persepsi perusahaan industri kendaraan bermotor yang b elum melakukan
kegiatan litbang dan/atau inovasi terhadap peran pentingnya iptek dalam proses industri.
Informasi pemanfaatan dan persepsi tersebut diharapkan dapat berguna sebagai masukan bagi
perumusan kebijaksanaan pemerintah dalam rangka mendorong perkembangan industri tersebut
melalui penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan teknologi khususnya teknologi otomotif.
|
 |
Indikator Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Edisi 2 Tahun 1995 |
|
1997/1998 |
Laporan Indikator Iptek antara lain
mencakup "Indikator Masukan" yang meliputi sumberdaya manusia dan sumber dana
yang digunakan untuk kegiatan iptek. Selain itu mencakup pula "Indikator
Keluaran" serta dampak yang mengukur berbagai tingkat kesejahteraan perekonomian
bangsa Indonesia. Indikator iptek ini diharapkan sangat bermanfaat bagi para pembuat
kebijakan, para perencana dan para analis dalam semua segmen teknologi di Indonesia.
|
 |
Model Tenaga Keterkaitan di Sektor Industri |
|
1997/1998 |
Model tenaga keterkaitan di sektor
industri ini telah mencoba membuat struktur model dengan membuat beberapa kecenderungan
dari data yang telah dibuat dalam studi Model Pengadaan Tenaga Kerja Iptek.
|
 |
Studi Komponen Elektronika |
|
1997/1998 |
Studi ini bertujuan untuk mengukur
kemampuan nasional teknologi komponen elektronika konsumsi dalam upaya industri komponen
tersebut mendukung pencapaian target kebijakan pengembangan (langkah dan progresif)
industri elektronika nasional.
|
 |
Studi Potensi dan Sumberdaya Iptek di Bidang Telekomunikasi :
Studi PT Indosat dan PT Telkom Indonesia |
|
1997/1998 |
PT Indosat dan PT Telkom
Indonesia merupakan perusahaan layanan telekomunikasi untuk kebutuhan antar negara dan
dalam negeri dengan memanfaatkan teknologi canggih yang telah ada di negara industri maju.
Peran litbang dan diklat di kedua perusahaan BUMN ini adalah pendukung utama dalam
meningkatkan keunggulan dan persaingan yang didukung pula oleh sumberdaya iptek yang
memadai untuk menghasilkan tenaga-tenaga handal di bidangnya.
|
 |
Analisa Performance/Daya saing Guna pada Sektor Pertanian dan
Industri Pengolahan |
|
1997/1998 |
Sektor industri selama ini tumbuh
dengan cepat mencapai rata-rata 12 persen per tahun, melebihi pertumbuhan ekonomi.
Sedangkan sektor pertanian tumbuh sekitar 1,9 persen, oleh karena itu perlu agro industri
untuk meningkatkan produkstivitas dan daya saingnya.
|
 |
Dinamika Pengadaan Insinyur di Indonesia (1980-2015) |
|
1997/1998 |
Model pengembangan tenaga kerja iptek
ini telah membuat prakiraan kemampuan Perguruan Tinggi menghasilkan lulusan di bidang
Kteknikan (Teknik dan Pertanian) sampai dengan tahun 2015. Model ini dikembangkan dengan
Metode Dinamika Sistem. Telah disimulasikan kecenderungan input, proses, output pendidikan
insinyur dalam jangka panjang. Sebelum dilakukan uji kebijaksanaan, model ini masih perlu
divalidasi.
|
 |
Studi Perkembangan Potensi Bioteknologi di Pusat-pusat Unggulan
di Indonesia (Tinjauan Sisi Penyedia) |
|
1997/1998 |
Hasil penelitian ini dituangkan dalam bentuk tulisan sebagai berikut :
Prospek Sumberdaya Manusia Bioteknologi
Perkembangan bioteknologi di berbagai negara maju di dunia mualai dirasakan oleh
negara berkembang. Berbagai produk bioteknologi terutama bidang bioindustri dan
agroindustri telah dapat dikonsumsi oleh masyarakat kita di Indonesia
Perkembangan bioteknologi terutama bidang bioindustri sudah tentu sangat
dipengaruhi oleh kemampuan sumberdaya manusia yang bekerja di pusat-pusat unggulan iptek,
dan melaksanakan program-program penelitian dan pengembangan yang ditopang sarana dan
prasarana yang memadai.
|
 |
Studi Peningkatan Relevansi Sektor Pendidikan Terhadap Dunia
Kerja |
|
1998/1999 |
Studi ini dilaksanakan berpijak pada
kenyataan bahwa terdapat ketimpangan antara jumiah mahasiswa yang mengikuti program studi
bidang Sosial Budaya dan mahasiswa yang mengikuti program studi bidang Teknologi dan
eksakta lainnya. Perkiraan perbandingan jumiah mahasiswa yarig mengikuti program studi
sampai dengan tahun 2020 adalah untuk bidang studi Teknologi sebanyak 24%, eksakta lainnya
sebanyak 14% dan bidang studi Sosial Budaya sebanyak 62%. Perbandingan ini dianggap tidak
pas jika dilihat dad kebutuhan tenaga keda Julusan pendidikan tinggi dengan spesifikasi
bidang studi teknologi dan eksakta lainnya. Data yang dievaluasi dalam studi ini adalah
jumiah mahasiswa yang mendaftar dad SMK atau SMU dengan latar belakang jurusannya, jumiah
mahasiswa diterima dan terdaftar serta Julusan berdasarkan bidang keilmuan/program studi.
Dengan melakukan studi ini diharapkan dapat ditemukan solusi bagi penajaman perencanaan
sumber daya manusia khususnya lulusan pendidikan tinggi.
|
 |
Indikator Iptek |
|
1998/1999 |
Indikator Iptek disusun berdasarkan
kondisi riil potensi sumberdaya dan kecenderungan Iptek di Indoensia maupun secara
internasional. Disamping itu data yang berkaitan dengan lptek seperti GDP, output
industri, nilai tambah, produktifitas, dan lain-lain diperiukan pula di sini. Tujuan
kegiatan ini adalah menyediakan datalstatistik lptek dan indicator lptek (input, output
dan dampak lptek) yang dipergunakan sebagai masukan bagi perumusan kebijakan di bidang
lptek, maupun masukan bagi pengembangan sektor di luar lptek. Sedangkan sasaran kegiatan
ini adalah tersusunnya data statistik lptek, dan indicator lptek makro (indicator input,
output dan dampak lptek) yang mencakup sektor pemerintah, swasta, perguruan tinggi,
perbandingan internasional dan sistem jaringan lptek nasional.
|
 |
Analisa Tingkat dan Kecenderungan Efisiensi Industri Kecil
Makanan di Indonesia |
|
1998/1999 |
Selama satu dekade (1986-1996) telah
terjadi ketimpangan yang semakin besar dalam nitai tambah maupun produktivitas pekerja
antara industri sedang-besar dengan industri kecil rumah tangga. Fenomena ini
mengindikasikan masih rendahnya tingkat penerapan teknologi atau efisiensi industri kecil
rumah tangga. Oleh karena itu industri kecil masih dihadapkan pada permasalahan
peningkatan daya saing baik di pasar domestik maupun pasar ekspor. ....................................................
Lihat
|
 |
Evaluasi Pengelolaan Litbang pada Lembaga Penelitian dan
Pengembangan |
|
1998/1999 |
Penelitian ini dilakukan dengan
berdasar pada kenyataan bahwa kegiatan Litbang yang sebagian besar (lebih kurang 90%)
dilakukan oleh lembaga Litbang pemehntah dengan dukungan dana yang cukup besar belum dapat
menghasilkan lptek yang dapat menunjang pembangunan. Hal ini dipedelas lagi dengan hasil
studi dari Centre for Strategic Economic Studies, Victoria University (Australia) yang
mengungkapkan bahwa indeks teknoiogi Indonesia masih bemitai kurang dari satu dan ini
berarti bahwa Indonesia masih............................................. Lihat
|
 |
Evaluasi Riset Unggulan Terpadu |
|
1998/1999 |
Program riset unggulan terpadu
merupakan kebijakan yang dikembangkan pemerintah yang merupakan solusi bagi pemecahan
masalah dalam kegiatan penelitian dan pengembangan. Altematif ini ditentukan karena selama
ini pengeluaran Lithang dianggap tedalu rendah jika dibandingkan dengan PDB. Rendahnya
pengeluaran Litbang membawa dampak yang cukup mengkhawatirkan terhadap produk dan jasa
yang ................................ Lihat
|
 |
Lanjutan Studi Profil Pengadaan Air Bersih dan Penyehatan
Lingkungan di Daerah |
|
1998/1999 |
Studi ini merupakan lanjutan dad studi
penyediaan air bersih dan penyehatan lingkungan pemukiman (PAB-PLP) di 10 propinsi pada
tahun anggaran 199711998. Hasil vedfikasi kineda program studi tersebut berupa temuan yang
dapat dikemukakan sebagai behkut : Walau terdapat perbedaan pengelolaan sarana PAB-PLP di
lokasi penelitian, yaitu ada yang optimal dan ada juga yang belum optimal, tetapi
penyediaan sarana PABPLP tersebut mempunyai dampak terhadap perubahan sosial budaya
masyarakat yang dapat ................... Lihat
|
 |
Studi Model Simulasi pola Intervensi Baku Pengelolaan Lingkungan
Hidup |
|
1998/1999 |
Proses pembangunan memerlukan
sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan sumberdaya buatan. Ketiga sumberdaya tersebut
pengefolaannya harus direncanakan secara terpadu, jika tidak maka akan terjadi
perubahan-perubahan sumberdaya yang tidak sesuai dengan daya dukung sebagai akibat dari
perubahan struktur dalam pembangunan. Dalam pembangunan berkelanjutan, pengelolaan terpadu
tersebut.......................... Lihat
|
 |
Analisa Kemampuan Daya Saing Industri Kecil |
|
1999/2000 |
Dari data BPS 1998, terlihat bahwa
industri kecil clan rumah tangga sektor pangan, kayu dan logam memiliki peranan yang cukup
besar dalam industri manufaktur dilihat dari sisi jumiah unit usaha dan daya serap tenaga
kerja, namun lemah dalam menyumbang nilai tambah. Mengingat derajat ketahanan clan
perkembangan indust(i kecil akan sangat tergantung pada pengelolaan faktor internal dan
faktor eksternal/lingkungan para industri kecil, maka PAPIPTEK - LIPI melakukan studi yang
merupakan ......................... Lihat
|
 |
Sumber-sumber Kemampuan Teknis Industri Kecil, Pangan, Kayu dan
Logam |
|
1999/2000 |
Berlangsungnya krisis ekonomi di
Indonesia sejak tahun 1997 mendorong pemikir untuk lebih berorientasi pada peningkatan
daya saing berbasis pada teknologi. Lambatnya perkembangan ekspor Indonesia terutama
disebabkan ketidakmampuan tenaga kerja dan sumberdaya produksi yang lain. Beberapa
........................... Lihat
|
 |
Aplikasi Teknologi Tepat Guna Pengolahan Produk Perikanan Laut di
Sulawesi Utara |
|
1999/2000 |
Menurut hasil peneiitian, ikan dapat
tumbuh lebih cepat biia dalam makanannya ditambahkan tepung ikan 10 - 40%. Tepung ikan
yang baik dihasilkan oleh ikan yang sedikit mengandung lemak. Adanya lemak membuat tepung
ikan akan menjadi tengik karena oksidasi. Dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku
(ikan rucah), SDM (nelayan dan keluarga nelayan) memilih lokasi yang strategis yang
.......................... Lihat
|
 |
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Teknologi Pembuatan
Pakan Ikan dan Tepung Ikan di Jawa Timur (Tuban dan Tulung Agung) |
|
1999/2000 |
Studi ini bertujuan untuk
memberdayakan masyarakat meialui kegiatan ekonomi produktif dengan memanfaatkan dan
meningkatkan nilai tambah potensi daerah. Penciptaan usaha yang menimbulkan backward dan
forward linkages sangat membantu tercapainya kesinambungan usaha. Dengan mempertimbangkan
ketersediaan bahan baku, maka ........... Lihat
|
 |
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Teknologi Pembuatan
Pakan Ikan di Jawa Tengah (Klaten) |
|
1999/2000 |
Tujuan dari kegiatan lptekda di Desa
Nganjat, Kecamatan Polan Harjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah adalah untuk mengenalkan
teknologi dalam rangka pemberdayaan masyarakat di daerah Jawa Tengah umumnya dan khususnya
di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, terutama mengenalkan teknologi
pakan ikan, pembenihan dan pembesaran ikan nila. ............. Lihat
|
 |
Penerapan Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Super di Kecamatan
Puring Kabupaten Kebumen |
|
1999/2000 |
Studi ini dilakukan di Kecamatan
Puring, Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi karena dihapuskan subsidi
pupuk oleh pemerintah, yang tentu saja memberatkan petani. Beberapa waktu kemudian,
persediaan pupuk menghilang dan harga beberapa produk pertanian (padi dan palawija)
merosot. Untuk menanggulangi masalah tersebut dilakukan upaya .......... Lihat
|